Sehari Produksi 1.000 Bungkus Peyek, Apa Rahasianya?
Batang – Camilan gurih dan renyah ini bermerek peyek Sri Rejeki tempat produksinya ada di Jalan Patimura RT 03, RW 02, Karangasem Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Pemilik brand Peyek Sri Rejeki, Tahroni menjelaskan bahwa dalam sehari telah menghabiskan 25 Kg beras, 15 Kg kedelai dan 5 Kg kacang serta 4 Kg ikan asin untuk diolah menjadi kurang lebih 1.000 bungkus peyek. Menurut Tahroni, rahasia produknya bisa laris karena dirinya terus menjaga kualitas bahan dan cara proses penggorengannya yang bertahap.

Peyek Sri Rejeki berdiri sejak tahun 2016, usaha pembuatan camilan tersebut merupakan usaha usaha orangtuanya yang diteruskan oleh Tahroni hingga sekarang.
Peyek yang diolah disini tersedia tiga varian pilihan rasa yaitu Peyek Ikan Asin, Peyek Kacang dan Peyek Kedelai. Berkembangnya jumlah varian peyek karena ada permintaan pelanggan.

Untuk menjaga kualitas peyek Tahroni mengatakan, dalam memilih bahan berasnya merupakan beras yang berkualitas. Selain itu, dalam proses penggorengannya dilakukan 2 fase, fase pertama digoreng dalam penggorengan kecil, lalu fase selanjutnya digoreng kedua kalinya di penggorengan besar.

Sementara ini peyek Sri Rejeki telah didistribusikan ke pasar Batang. Sedangkan untuk konsumen lainnya yaitu nelayan, mereka membelinya untuk bekal melaut. Selain nelayan, ada beberapa permintaan untuk keperluan hidangan dan bawaan lamaran. Bagi Anda yang berminat untuk membeli silahkan bisa menghubungi nomor 0852-2511-8169.

