Capret, Kembalinya Kerupuk Jadul Khas Pekalongan

Selain Batik, Pekalongan menyimpan banyak potensi lokal yang unik dan langka, diantaranya adalah kuliner yang satu ini, jenis camilan bernama kerupuk Capret. Kerupuk Capret merupakan jajanan jadul khas Pekalongan yang terbuat dari tepung pati kasar kemudian dibuat adonan dan dicampur dengan bumbu, semua prosesnya masih secara manual alias tanpa mesin, setelah digoreng, maka aromanya akan membuat  terngiang – ngiang, rasanya yang gurih menjadikan kerupuk Capret cocok sebagai pelengkap lauk maupun camilan saja, sedangkan jika dilihat dari bentuknya, kerupik ini berukuran kecil, pipih dan berwarna putih, adapula yang berwarna kekuningan.

Kukumas Food memproduksi kerupuk Capret dengan berbagai varian rasa antara lain rasa Original, Pedas manis, BBQ, Balado, Jagung bakar dan  rasa Sapi panggang. Menurut  Pemilik Kukumas Food, Arkanudin menjelaskan untuk konsumen bisa membelinya melalui beberapa outlet yang ada di Pekalongan yaitu di Maju Swalayan, Wonopringgo Swalayan, Griya Batik Mas, Adjie, Roemah Palmes dan di pusat oleh – oleh. Untuk  penjualan online ada di marketplace bisa dicari dengan nama akun atau nama tokonya yakni Capret Kukumas.

Proses dalam menggorengnya masih menggunakan metode tradisional dengan menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar. Arkanudin mengatakan bahwa cara ini masih dipertahankan, alasannya karena untuk menjaga suhu pada minyak, sehingga kualitas kerupuk terjaga.  Dalam sehari, Kukuma Food memproduksi krupuk Capret dengan menghabiskan bahan baku berupa tepung pati sebanyak kurang lebih 60 Kilogram.

Arkanudin membuka peluang kepada reseller di wilayah Pekalongan dan sekitarnya agar bisa memasarkan produknya hingga luar daerah Pekalongan. Yang berminat bisa bergabung melalui saluran Telegram Caper Kukumas. Untuk pemesanan melalui WhatsAap bisa menghubungi nomor Arkanudin : 08587885985. Jika ingin langsung ke tempat produksinya, silahkan berkunjung ke alamat Kukumas Food di Gang 2 Desa Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Capret hadir dengan cita rasa khas yang mengingatkan tentang banyak hal pada jajanan zaman dulu. Bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, jajanan ini bisa menjadi nostalgia sekaligus kesempatan untuk mengenal kembali kuliner tradisional yang masih bertahan hingga sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *